Berita Terbaru
Obama Will Change Busf Policy
U.S. President Barack Obama will change several numbers of controversial policies by President George W. Bush, including the restriction of the parent embryo cell research [...]
Persibat Yakin Lolos
BATANG- Persibat Batang bertekad memenangi pertandingan melawan Persikad Depok di babak ’’48 Besar’’ Copa Djie Sam Soe Indonesia, Sabtu (13/12) ini, mulai pukul 15.00 di Stadion M Sarengat. Pertandingan diperkirakan berlangsung seru karena merupakan partai balas dendam. [...]
Dukung Timnas, Parpol Ikut Sesaki GBK
Jakarta - Perjuangan hidup-mati tim nasional Indonesia menghadapi Thailand di semifinal Piala AFF tak cuma didukung gibol tanah air. Demi menambah motivasi Ponaryo cs, partai politik juga akan datang memadati GBK. [...]
Indonesia Seperti Melawan Tsunami
Jakarta - Dengan sudah empat kali menjuarai Piala AFF, Thailand adalah lawan berat yang harus dihadapi Indonesia. Benny Dollo malah menyamakan tim Gajah Putih seperti gelombang tsunami. [...]Klasmen Sementara
| Klub | M |
W |
D |
L |
P |
|---|---|---|---|---|---|
| PSPS | 14 |
8 |
3 |
3 |
27 |
| Persisam | 14 |
7 |
4 |
3 |
25 |
| Mitra Kukar | 14 |
8 |
1 |
5 |
25 |
| Semen Padang | 14 |
6 |
6 |
2 |
24 |
| Persikabo | 14 |
6 |
4 |
4 |
22 |
| Persiraja | 14 |
6 |
3 |
5 |
21 |
| PSSB | 14 |
6 |
2 |
6 |
20 |
| Persikab | 14 |
6 |
2 |
6 |
20 |
| Persikad | 14 |
6 |
1 |
7 |
19 |
| Persih | 14 |
5 |
3 |
6 |
18 |
| PSDS | 14 |
5 |
3 |
6 |
18 |
| Persikota | 14 |
4 |
4 |
6 |
16 |
| Persibat | 14 |
5 |
1 |
8 |
16 |
| PSP | 14 |
3 |
4 |
7 |
13 |
| PSAP | 14 |
2 |
3 |
9 |
9 |
Indonesia Seperti Melawan Tsunami

Jakarta - Dengan sudah empat kali menjuarai Piala AFF, Thailand adalah lawan berat yang harus dihadapi Indonesia. Benny Dollo malah menyamakan tim Gajah Putih seperti gelombang tsunami.
Thailand bukan cuma lebih hebat karena empat tropi Piala AFF yang sudah mereka menangi. Dalam beberapa pertemuan terakhir di berbagai ajang berbeda, Pasukan Merah Putih juga lebih sering kandas di kaki Tim Gajah Putih.
Menyusul kekalahan 0-2 atas Singapura di pertandingan terakhir fase grup, Bendol pun menerima banyak kritikan. Jelang pertarungan hidup-mati menghadapi Thailand di leg pertama laga semifinal, dia meminta seluruh rakyat Indonesia mendukungnya.
"Saya tak bisa menghadapi tsunami ini sendirian. Saya butuh dukungan dari pemerintah, PSSI dan masyarakat," ungkap Bendol dalam konefrensi persi di Anggrek Ballroom Hotel Sultan, Senin (155/12/2008).
"Persiapan kami sungguh minim. Waktu yang diberikan (jeda pertandingan) sangatlah singkat. Saya bukan tukang sulap yang bisa membuat tim menjadi bagus dalam waktu singkat," sambung dia.
Saat menghadapi Singapura, Indonesia sesungguhnya tampil dominan dan lebih mengausai jalannya pertandingan. Namun ketidakmampuan dalam penyelesaian akhir akhirnya mengantar sang juara bertahan memetik kemenangan 2-0.
"Para pemain saya akui sangat lemah dalam shooting power dan endurance. Bahkan saat kehilangan bola di lapangan tengah, mereka malah jogkok saja dan tidak berlari," ucapnya sambil tertawa kecil mengkritik perfoma anak didiknya.
Bendol juga menolak kalau pemainnya dianggap punya beban yang besar saat menghadapi Thailand karena akan bernmain di depan pendukung sendiri. Menurutnya, baik Indonesia maupun Thailand punya tekanan yang relatif sama.
"Speed dan power mereka bagus. Selalu berusaha merebut bola saat kehilangan. Attacking mereka sangatlah batgus. Tapi kedua kedua tim punya beban yang sama," pungkas dia.
Dukung Timnas, Parpol Ikut Sesaki GBK

Jakarta - Perjuangan hidup-mati tim nasional Indonesia menghadapi Thailand di semifinal Piala AFF tak cuma didukung gibol tanah air. Demi menambah motivasi Ponaryo cs, partai politik juga akan datang memadati GBK.
Cuma duduk di posisi dua klasemen Grup A, Indonesia harus bertemu Thailand di semifinal Piala AFF. Ini bakal jadi perjuangan berat lantaran Tim Gajah Putih sudah tiga kali jadi juara dan punya rekor pertemuan yang bagus atas Indonesia.
Seperti tiga pertandingan di fase grup lalu, Stadion Utama Gelora Bung Karno pastinya akan dipadati pendukung timnas. Namun untuk laga Selasa (16/12/2008) besok akan ada suasana yang berbeda karena kehadiran ribuan kader dan simpatisan Partai Keadilan Sejahtera yang akan ikut memberi dukungan.
Sejumlah tokoh dan pejabat publik PKS juga akan hadir, di antaranya adalah pasangan mantan cagub dan cawagub DKI Jakarta Adang Daradjatun dan Dani Awar, Ketua DPW PKS DKI Jakarta, Triwisaksana, Rama Pratama (Anggota DPR RI), dan sejumlah calon anggota legislatif PKS dari daerah pemilihan DKI Jakarta.
"Dalam sepak bola ada istilah penonton adalah pemain yang kedua belas, jadi kita berharap dengan tambahan 'pemain' ini timnas kita bisa memenangkan pertandingan," ungkap Triwaksana dalam rilis yang diterima detiksport, Senin (15/12/2008).
Sani mengemukakan, kegiatan ini merupakan inisiatif sayap organisasi PKS di bidang kepemudaan, Gema Keadilan. Gema Keadilan yang mengorganisir kader dan simpatisan PKS untuk hadir memberikan dukungan kepada timnas.
"Thailand merupakan tim kuat dalam sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Dalam sejumlah pertemuan timnas kita lebih banyak kalahnya. Kita berharap dengan dukungan masyarakat Indonesia yang ramai-ramai datang ke stadion bisa menambah semangat bertanding pemain-pemain kita," jelas Ketua Nasional Gema Keadilan, Rama Pratama.
Rama pun berharap dukungan penuh dari publik Senayan akan mampu menulang sukses pasukan merah putih di Piala Asia 2007 lalu saat mampu mengimbangi permainan Arab Saudi dan Korea Selatan. "Saat itu kita hanya kalah 1- 0 dari kesebebelasan Korea Selatan," imbuh dia.
Persibat Yakin Lolos
BATANG- Persibat Batang bertekad memenangi pertandingan melawan Persikad Depok di babak ’’48 Besar’’ Copa Djie Sam Soe Indonesia, Sabtu (13/12) ini, mulai pukul 15.00 di Stadion M Sarengat. Pertandingan diperkirakan berlangsung seru karena merupakan partai balas dendam.
Pada leg pertama di Stadion Merpati Depok, Persibat menyerah 1-2. Dengan para pemain amat termotivasi untuk membalas kekalahan, tim berjuluk Banteng Alas Roban itu yakin lolos ke babak 24 Besar. Kemenangan 1-0 sudah cukup bagi Persibat untuk memegang penuh selembar tiket ke 24 Besar. ’’Sudah menjadi motivasi anak-anak, pertandingan sore nanti harus menang. Ini tekad mereka. Tapi tentu saja kami juga berharap dukungan dari suporter,’’ ujar pelatih Persibat, Jessie Mustamu.
Pada pertandingan sore nanti, striker Otto Weah belum bisa diturunkan. Pemain asal Liberia itu belum tuntas mengurus administrasi kartu izin tinggal sementara (Kitas). Namun masih ada dua legiun asing, yaitu kapten Silla Bamba dan Mousa Toure, yang siap diterjunkan di lapangan. ’’Kami siap. Harapan kami, masyarakat Batang berbondong-bondong mendukung,’’ ujar Silla.
Bupati Bambang Bintoro yang juga ketua umum Persibat menargetkan timnya memenangi pertandingan. ’’Bermain di kandang harus menang. Saya pesan, bermainlah dengan semangat juang yang tinggi,’’ tegasnya.
Asisten manajer Haryo Deko Dewo berharap pertandingan nanti benar-benar menjadi milik Persibat. Sementara itu, Persikad yang semula dijadwalkan datang hari Kamis ternyata sampai Jumat sore belum tiba di Batang. Padahal, panitia sudah menyediakan waktu untuk mencoba lapangan. Sekretaris Persibat, Abdul Rahman ketika dikonfirmasi menjelaskan, rombongan Persikad baru berangkat dari Depok siang kemarin. (ar-40)
Sepakbola Adalah Harga Diri
Kata para ahli harga diri ini berkaitan dengan dua hal, yaitu perasaan kompetensi pribadi dan perasaan nilai pribadi. Atau dengan kata lain harga diri itu merupakan perpaduan antara kepercayaan diri dan penghormatan diri. Mempunyai harga diri yang kuat artinya merasa cocok dengan kehidupan dan penuh keyakinan, yaitu mempunyai kompetensi dan sanggup mengatasi masalah-masalah kehidupan.
Sepakbola Indonesia memang menghadirkan banyak hal yang bersifat unik. Kadang keunikan ini menjadikan kondisi persepakbolaan Indonesia memiliki tontonan asyik diluar permainan teknis yang disuguhkan.
Sebagian orang memplesetkan keunikan tersebut dengan memberi contoh Sepakbola Indonesia memiliki keunikan tersendiri sebagai "multi olahraga". Seperti cabang olahraga Triathlon yang menggabungkan beberapa cabang olehraga atletik. Sepakbola Indonesia juga menggabungkan cabang olahraga lain kedalamnya, seperti pencak silat, karate, kungfu, dan lain sebagainya. Hal ini digunakan untuk menyindir pelaku persepakbolaan Indonesia entah pemain, suporter, aparat maupun official team yang menggunakan keahlian beladirinya untuk menganiaya "lawan". Utamanya adalah wasit.
Banyak pendapat mempresentasikan bahwa Persepakbolaan Indonesia dipenuhi oleh konspirasi tingkat tinggi yang bermuara pada Badan/Organisasi yang mengurusi Liga itu sendiri. Melihat iklim pemerintahan di Indonesia itu sendiri saya kira sudah mewakili bagaimana birokratisme itu melanda persepakbolaan Indonesia, bagaimana pula budaya "KKN" masih meracuni negeri ini sampai ke cabang olahraga.
Semua hal diatas tentulah berhubungan dengan efek prestise. Tujuannya jelas untuk menjadi yang terbaik, terhebat, meski dilalui oleh kompetisi yang tidak sehat. Semuanya saling tuding siapa yang salah dan siapa yang benar, meski dirinya sendiri tampak tidak mengakui bahwa ia turut serta dalam membuat kesalahan itu.
Indonesia adalah negara yang memiliki keberagaman budaya dan adat istiadat. Selain itu secara desentralisasi Indonesia memiliki puluhan provinsi dan ratusan kota/kabupaten. Tiap kota/kabupaten memiliki minimal sebuah tim sepakbola. Hal inilah konsep nyata dari pembinaan bola di Indonesia serta warisan dari Liga eks Perserikatan dulu. Meski banyak klub eks perserikatan yang "terpaksa" vakum karenanya.
Sepakbola memunculkan kebanggan. Hal ini berlaku di Indonesia tentunya. Setiap tim dipaksa untuk mereguk kemenangan demi kemenangan untuk tujuan akhir, meraih prestasi dan mempertahankan prestise. Meski klub tersebut mewakili daerahnya bertanding, yang terpenting mereka bisa meraih prestise bahwa mereka mampu menjadi yang terbaik dengan mengalahkan tim dan daerah lainnya.
Inilah sepakbola prestise dan harga diri. Liga Indonesia dipenuhi hal semacam ini. Hingga pada akhirnya sampai memunculkan persaingan yang tidak sehat. Ada yang klub yang menjalin konspirasi dengan Organisasi yang mengurusi Liga ini, hingga jor-joran uang untuk membentuk sebuah The Dream Team. Dampaknya Klub-Klub kecil dipaksa untuk tidak mampu bersaing dengan klub besar. Meski antara klub besar dan kecil itu tidak ada bedanya, sama-sama memiliki dana yang bersumber pada uang rakyat.
Di sisi lain akibat persaingan itu memunculkan sebuah perang harga diri. Ini bukanlah perang yang didominasi oleh sebuah klub saja, namun sampai menyeluruh hingga suporternya dan gairah kehidupan di daerahnya masing-masing.
Terkadang persaingan yang berujung pada prestise dan harga diri itu menimbulkan aura negatif. Contohnya apabila dua kubu memiliki sifat yang keras dan tidak mau mengalah untuk menunjukkan siapa yang terbaik. Hal ini tidaklah menjadi masalah apabila mereka didukung jiwa sportivitas yang tinggi. Tapi jika tidak bersiaplah untuk hal yang tidak diinginkan.
Terpenting dari hal diatas adalah sedini mungkin kita bisa meningkatkan kualitas sistem kompetisi persepakbolaan Indonesia. Wujudkan perilaku sportivitas dan fair play di kalangan pihak-pihak yang terlibat secara langsung dalam persepakbolaan Indonesia itu sendiri.
Penulis : Oke Suko Raharjo ( Aremania )
Daftar Pemain Persibat
| TEAM | NP | NAMA | TANGGAL LAHIR | NEGARA | |
PERSIBAT | 0 | NURWANTO | 22 August 1981 | Indonesia | |
| PERSIBAT | 1 | M.BUSRO | 21 June 1969 | Indonesia | |
PERSIBAT | 2 | M.RIDWAN MANSAMBER | 25 May 1988 | Indonesia | |
PERSIBAT | 3 | BUDIANTO | 20 February 1979 | ||
PERSIBAT | 4 | BAMBA SYLLA | 17 February 1982 | ||
PERSIBAT | 4 | NANANG SAMUDRA | 25 September 1984 | ||
PERSIBAT | 6 | SUGIYANTO | 05 April 1972 | ||
PERSIBAT | 7 | M.JAIS LESTALUHU | 19 June 1983 | Indonesia | |
PERSIBAT | 8 | DAVIS OTTO WEAH | 23 August 1980 | Liberia | |
PERSIBAT | 9 | ANDRI SETIAWAN | 28 September 1984 | Indonesia | |
PERSIBAT | 10 | DONI SETIYABUDI | 05 September 1982 | Indonesia | |
PERSIBAT | 12 | MOH. ABDUL KODIR | 23 February 1981 | Indonesia | |
PERSIBAT | 13 | PUJI SLAMET | 11 January 1983 | Indonesia | |
PERSIBAT | 14 | SU ARI | 09 April 1979 | Indonesia | |
PERSIBAT | 15 | MUHAMMAD ABDUH YULIANDI | 23 July 1988 | ||
PERSIBAT | 16 | HERU PURWONO | 14 July 1981 | ||
PERSIBAT | 17 | FERRYANTO EKO S. | 12 February 1985 | ||
PERSIBAT | 19 | KHOLIS | 19 December 1983 | ||
PERSIBAT | 20 | SUSANTO | 27 April 1982 | Indonesia | |
PERSIBAT | 20 | ARIEF FIRMANSJACH | 12 April 1982 | Indonesia | |
PERSIBAT | 21 | IBRAHIM | 21 August 1983 | Indonesia | |
PERSIBAT | 22 | ABDUL KADIR | 08 June 1982 | Indonesia | |
PERSIBAT | 23 | SANDI PRIBADI | 20 January 1982 | Indonesia | |
PERSIBAT | 24 | SOLEH | 05 August 1982 | Indonesia | |
PERSIBAT | 25 | LISWANTO | 02 May 1983 | Indonesia | |
PERSIBAT | 26 | M. NASRIN | 29 July 1977 | ||
PERSIBAT | 27 | INDRA GUNAWAN | 12 October 1982 | ||
PERSIBAT | 28 | MOUSSA DIT BENGUE TRAORE | 14 May 1980 | Mali | |
PERSIBAT | 29 | ZAKARIAS RUMLUS | 03 September 1976 | Indonesia | |
PERSIBAT | 30 | HANDOYO | 09 September 1975 |
Otto Weah Cedera Engkel
Namun, Otto Weah Davis masih kesal. Dia cedera saat pertandingan melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Rumbai, Selasa pekan lalu, baru berjalan sekitar satu menit.
’’Begitu wasit meniup peluit kick off, saya dapat bola. Tiba-tiba dua pemain lawan menerjang kaki kiri. Akibatnya fatal, karena saya harus ditandu dan digantikan Doni Indra,’’ ujar striker asal Liberia itu.
’’Sebenarnya saya sudah mendapat informasi dari teman-teman agar hati-hati bermain di Pekanbaru. Ternyata benar,’’ tandasnya, saat diurut masseur Suwondo.
Sejak itu, dia tidak bisa turun ke lapangan, termasuk saat melawan Persih di Stadion Beringin, Tembilahan, Sabtu lalu. Kaki kirinya bengkak, sehingga untuk berjalan saja sulit. Tentu saja dia tidak bisa menjalani latihan. ’’Dia harus istirahat,’’ ujar pelatih Jessie Mustamu.
Berenang
Untuk program latihan, Jessie mengaku besok akan mengajak anak-anak asuhannya berenang. Jumat dan Sabtu kembali latihan normal.
Sekalipun gagal meraih poin dalam dua partai terakhirnya, Persibat tetap optimistis menyongsong pertandingan berikutnya. ’’Kami ingin kesegaran. Penat dan jenuh sekali, mudah-mudahan ada hiburan,’’ ujar seorang pemain seusai latihan.
Sekretaris Manajer M Abdul Rachman meminta para pemainnya melupakan kekalahan. Dalam pertandingan, kalah atau menang disebutnya wajar.
’’Kekalahan saat bermain tandang jangan dijadikan beban. Bangkitkan kembali semangat menghadapi pertandingan minggu depan melawan Semen Padang dan PSP Padang,’’ ujarnya.
Asisten Manajer Haryo Deko Dewo, meminta pemain kembali bersemangat. Pertandingan di kandang diharapkan menjadi momentum kebangkitan.
’’Segarkan kembali fisik dan konsentrasi. Kepada suporter kami berharap untuk tetap memberikan dukungan bagi anak-anak, karena mereka telah bermain dengan motivasi tinggi. Hanya belum beruntung,’’ kata Deko.(ar-22)
52 Klub Ikuti Copa Indonesia
Jakarta, GhaboNews - Badan Liga Indonesia (BLI) telah memastikan Copa Indonesia 2008 akan mulai digulirkan 26 Oktober mendatang. Sayang, untuk musim ini, hanya diikuti 52 tim karena tak diikuti klub-klub dari Divisi I dan II.
Alasan tak diikutkannya Divisi I karena musim kompetisi sudah lama berakhir. Jadi, hanya klub delapan besar saja yang mengikutinya. Enam tim sudah dipastikan ikut, dan dua tim lainnya yakni Musi Banyuasin dengan Persipro Probolinggo, mengikuti play off.
Untuk Divisi II, tahun ini adalah kelompok umur dan hal itu membuat klub-klub di divisi tersebut tak bisa ikut di Copa kali ini.
Jumlah klub yang hanya 52 itu, membuat Copa tahun ini termasuk paling sedikit dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Bandingkan saat tahun 2007 ada 92 klub, tahun 2006 ada 72 klub dan saat ajang ini digelar pertama kali tahun 2005, sebanyak 68 klub mengikutinya.
"Kami hanya mementingkan kualitas. Jadi kami tak memandang berapa banyak jumlah pesertanya,'' ujar Joko Driyono, selaku Direktur Kompetisi BLI.
52 klub yang akan mengikuti Copa Indonesia 2008 terdiri dari 18 klub dari Liga Super Indonesia (LSI), 27 klub Divisi Utama, 7 klub dari Divisi I.
Untuk pengundian babak 48 dan 24 besar, sedianya akan dilakukan 21 Oktober mendatang. Di babak ini, tak akan terjadi pertandingan antara sesama klub LSI karena dibagi menjadi empat wilayah yakni wilayah Barat, Barat Tengah, Tengah Timur, dan Timur.
Persibat Gagal Curi Angka
TEMBILAHAN- Gol bunuh diri oleh Liswanto menit ke-80 menggagalkan ambisi Persibat Batang mencuri angka dari kandang tuan rumah Persih Tembilahan. Pasukan Jessi Mustamu takluk 0-1 di Stadion Beringin, Tembilahan, kemarin.
Hasil itu menambah panjang daftar kekalahan tim Banteng Alas Roban pada Liga Esia Divisi Utama musim ini. Dari delapan kali bertanding, mereka kalah enam kali dan imbang sekali. Satu-satunya kemenangan dipetik dari PSSB Bireuen.
Sejak wasit Tarjianis (Sumatera Barat) meniup peluit pertama, anak-anak asuhan Jessi bermain penuh semangat. Berkali-kali kreasi serangan anak-anak Batang mencoba mendobrak pertahanan tuan rumah yang diasuh pelatih Dananjaya.
Pada pertengahan babak pertama, gelandang Heru Purwono bahkan nyaris mencetak gol. Heru mencocor bola ketika kiper Persih Ari sudah keluar dari sarangnya. Sayang, lapangan tak rata sehingga bola menyamping dari gawang.
Petaka terjadi sepuluh menit menjelang laga berakhir. Bek kiri Liswanto bermaksud menghalau bola. namun arahnya justru membelok ke gawang. Kiper Susanto Cucakrowo sudah bereaksi namun bola terlalu cepat hingga merobek jala.
”Anak-anak sudah bermain bagus. Hanya, keberuntungan belum di tangan Persibat,” kata Jessi.
Asisten manajer Haryo Deko Dewo meminta para personel Banteng Alas Roban untuk tidak larut dalam kekalahan. Kalah dan menang dalam pertandingan disebutnya hal yang biasa.
Asisten pelatih Cahyono menyebutkan, rombongan pemain langsung bertolak ke Batang dari Bandara A Kasim, Pekanbaru. Hari ini mereka diliburkan untuk recovery. Latihan akan kembali digelar besok. (ar-78)
“Benar akan ada perombakan pemain Persibat. Sejumlah pemain mungkin dicoret guna meningkatkan permainan dalam laga lanjutan kompetisi divisi utama,” papar Asisten Manajer Persibat, Haryo Deko di Batang, Kamis (4/9).
Ditambahkannya, dalam laga lanjutan kompetisi Divisi Utama 2008, Persibat tetap menggunakan pelatih Yessy Mustamu hingga berakhirnya kompetisi. Persibat akan melakukan pencoretan pemain setelah dilakukan latihan kembali, yang rencananya digelar minggu kedua bulan puasa.
“Saat ini belum diketahui siapa saja yang dicoret, sebab kami masih menunggu hasil latihan,” kilahnya.
Guna mempertajam permainan, rencananya Persibat mengundang pemain asing, lantaran selama ini tim kebanggaan warga Kabupaten Batang ini hanya diisi pemain lokal. “Mudah-mudahan, dengan pergantian pemain dan tambahan pemain asing, peluang Persibat bertahan di Divisi Utama semakin besar,” katanya.
Selain melakukan perombakan pemain, lanjut Deko, Persibat juga akan melakukan ujicoba lawan PSS Sleman, dengan harapan kemampuan pemain semakin meningkat. “Kegagalan empat partai tandang akan kami jadikan dasar agar ke depan para pemain lebih percaya diri dalam melakoni sisa pertandingan,” tegasnya.
Ditambahkannya, manajemen Persibat tak akan menyalahkan pada siapa pun terhadap kegagalan ini. “Namun untuk tak mengulang kegagalan itu, kami akan mencoba melakukan perombakan pemain,” tegasnya lagi.
[KR]
Jadwal Tanding Persibat
PERSATUAN SEPAK BOLA INDONESIA BATANG
Jadwal Pertandingan
KOMPETISI DIVISI UTAMA
LIGA ESIA 2008/2009
| 1. Rabu, 6 Agustus 2008 | : PERSIKABO X PERSIBAT |
| 2. Minggu, 10 Agustus 2008 | : PERSIKAB X PERSIBAT |
| 3. Sabtu, 23 Agustus 2008 | : PERSIKOTA X PERSIBAT |
| 4. Kamis, 28 Agustus 2008 | : PERSIKOTA X PERSIBAT |
| LIBUR PANJANG | : 30 Agustus s/d 6 Oktober 2008 |
| 5. Selasa, 7 Oktober 2008 | : PERSIBAT X PSSB |
| 6. Jum'at, 10 Oktober 2008 | : PERSIBAT X PSDS |
| 7. Selasa, 14 Oktober 2008 | : PSPS X PERSIBAT |
| 8. Sabtu, 18 Oktober 2008 | : PERSIH X PERSIBAT |
| 9. Selasa, 28 Oktober 2008 Hasil : 3 - 1 | : PERSIBAT X PSP |
| 10. Sabtu, 1 November 2008 | : PERSIBAT X SEMEN PADANG |
| 11. Minggu, 21 November 2008 | : PERSISAM X PERSIBAT |
| 12. Kamis,24 November 2008 | : MITRA KUKAR X PERSIBAT |
| 13. Senin, 29 November 2008 | : PERSIBAT X PERSIRAJA |
| 14. Jum'at,03 Desember 2008 | : PERSIBAT X PSAP |
Babak Kedua
| 15. Minggu, 7 Desember 2008
| : PSAP X PERSIBAT |
| 16. Kamis,11 Desember 2008
| : PERSIRAJA X PERSIBAT |
| 17. Selasa,16 Desember 2008
| : PERSIBAT X MITRA KUKAR |
| 18. Sabtu, 20 Desember 2008
| : PERSIBAT X PERSISAM |
| 19. Minggu, 4 Januari 2008
| : SEMEN PADANG X PERSIBAT |
| 20. Kamis, 8 Januari 2008
| : PSP X PERSIBAT |
| 21. Senin, 12 Januari 2009
| : PERSIBAT X PERSIH |
| 22. Jum'at, 16 Januari 2009
| : PERSIBAT X PSPS |
| 23. Selasa, 20 Januari 2009
| : PSDS X PERSIBAT |
| 24. Sabtu, 24 Januari 2009 | : PSSB X PERSIBAT |
| 25. Kamis, 29 Januari 2009 | : PERSIBAT X PERSIKAD |
| 26. Minggu, 1 Februari 2009 | : PERSIBAT X PERSIKOTA |
| 27. Sabtu, 14 Februari 2009 | : PERSIBAT X PERSIKAB |
| 28. Sabtu, 21 Februari 2009 | : PERSIBAT X PERSIKABO |
- Yang bertanda PERSIBAT bertanding di Stadion Moh Sarengat Batang.
- Tiket HTM : Tribun Barat Rp 30.000,- & Tribun Timur Rp 15.000,-


